Penyebab Epilepsi

      Tak ada komentar pada Penyebab Epilepsi

Penyebab Epilepsi

Penyebab Epilepsi

Penyebab Epilepsi – Epilepsi atau yang familiar dikenal dengan penyakit ayan adalah suatu gangguan neurologi ( kelainan pada sistem daraf ) yang disebabkan oleh aktivitas sel saraf yang tidak biasa di otak. Gangguan tersebut seringkali ditandai dengan kejang – kejang secara berulang-ulang dan tak terkendali.

Perlu anda ketahui 60 sampai 70% dari semua kasus epilepsi itu tidak bisa dipastikan secara pasti apa yang menjadi penyebabnya hal ini disebut idiopatik epilepsi. Namun ada beberapa penyebab yang berkemungkinan besar menjadi penyebab dari epilepsi tersebut. Dan dibawah ini adalah beberapa penyebab epilepsi yang berhasil kami rangkum.

  • Infeksi pada otak.

Infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri yang terdapat dalam penyakit seperti AIDS, Meningitis, dan Ensefalitis virus telah terbukti dapat menyebabkan epilepsi.

  • Terdapat tumor di otak.

Tumor di otak dapat mengganggu aktivitas dan fungsi dari sel – sel otak normal dan akan menyebabkan kejang – kejang.

  • Trauma di kepala.

Cedera pada kepala yang disebabkan karena kecelakaan, terjatuh, atau kejadian lainnya dapat meningkatkan resiko seseorang terkena epilepsi.

  • Stroke.

Penyakit pada jantung seperti stroke akan mengganggu fungsi normal. Hal ini tentunya juga dapat menyebabkan epilepsi.

Faktor pendukung penyebab epilepsi :

  • Gangguan atau kelainan perkembangan saraf.

Gangguan kesehatan seperti Autisme yang disebabkan gangguan saraf dan perkembangan dapat meningkatkan resiko seseorang terkena epilepsi.

  • Faktor genetik.

Memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit epilepsi akan meningkatkan resiko seseorang untuk terkena epilepsi. Hal ini menunjukkan gen yang diwariskan dapat menyebabkan epilepsi.

  • Faktor prenatal ( masa dalam janin ).

Selama dalam masa perkembangan janin, janin tersebut tentunya sangat sensitif terhadap kerusakan otak. Kerusakan ini mungkin akibat dari kecelakaan fisik yang dialami oleh si ibu hamil pada masa kandungan, bukan hanya karena kecelakaan namun asupan gizi yang buruk dan kurangnya suplai oksigen selama masa kehamilan juga dapat meningkatkan resiko janin yang dikandung nantinya akan mengidap epilepsi atau kelainan otak lainnya.

Gejala Epilepsi

Gejala dari epilepsi itu tergantung pada jenis kejang yang dialami oleh seseorang dan bagian otak yang bermasalah. Beberapa gejala umum dari epilepsi meliputi:

  • Tatapan kosong.
  • Kebingungan.
  • Kehilangan kesadaran.
  • Kejang – kejang.
  • Gerakan menjadi tak terkendali.
  • Gerakan tersebut akan terjadi berulang – ulang.

Bahaya Epilepsi

Gangguan dari penyakit epilepsi atau ayan seringkali akan menimbulkan gangguan tidak nyaman pada orang lain dan tentunya pada diri si penderita sendiri. Dan dampak bahaya dari penyakit ayan tersebut adalah dikhawatirkan jika penyakit ayan tersebut kambuh pada saat si penderita dalam aktifitas yang membutuhkan konsentrasi atau kesadaran seperti dalam mengemudikan kendaraan ataupun sedang berada dekat dengan kolam air. Bisa anda bayangkan bukan, apa yang akan terjadi kalau penyakit ayan tersebut kambuh pada saat seperti itu ?  Tentunya keselamatan nyawa si penderita akan terancam.

Pengobatan Epilepsi yang kami sarankan

Bagi anda yang membutuhkan pertolongan untuk dapat mengobati gangguan penyakit epilepsi tersebut, kami rekomendasikan anda untuk mengunjungi => Cara Mengobati Epilepsi Pada Anak dan Jelly Gamat QNC – Distributor Resmi <=

Posted By : Jagonya Obat Herbal

Baca Juga

Bahaya Alkohol Bagi Tubuh

Alasan Seseorang Susah Untuk Gemuk

Cara Mengobati TBC Tulang Secara Alami

Penyebab Epilepsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *