Ciri – Ciri Penderita Penyakit Darah Kental

Ciri – Ciri Penderita Penyakit Darah Kental

Ciri – Ciri Penderita Penyakit Darah Kental – Penyakit Darah kental atau dikenal dengan Sindrom Antifosfolipid merupakan suatu kondisi dimana darah cenderung mengental, kondisi ini dapat mengganggu sirkulasi darah didalam tubuh dan akan menimbulkan gejala yang cukup luas.

Darah kental dapat terbentuk di dalam pembuluh darah kecil di dekat permukaan kulit (flebitis superfisial). Hal ini dapat menimbulkan beberapa gejala seperti timbulnya kemerahan, rasa sakit, serta terjadinya pembengkakan di daerah yang mengalami perdarahan.

Darah kental yang terjadi pada bagian yang lebih dalam (deep vein trombosis) dengan kondisi yang lebih parah dapat menyebabkan masalah yang lebih serius pada daerah yang terkena. Biasanya hal tersebut terjadi pada bagian kaki.

Baca juga : Cara Mengencerkan Darah Kental

Penting bagi kita untuk mengetahui gejala darah kental ini. Hal ini karena dengan mengetahui gejalanya maka kita akan cepat mengambil tindakan demi kebaikan kesehatan. Apa saja gejalanya? Gejala yang timbul akibat terjadinya pembekuan darah tergantung pada lokasi dimana gangguan tersebut terjadi.

Dalam beberapa kasus, pembekuan darah tidak memiliki gejala apapun. Berikut ini beberapa gejala dari gangguan pembekuan darah atau darah kental :

  • Air Seni Berwarna Kemerahan.

Ginjal akan bekerja dengan ekstra keras untuk menyaring darah, karena saringan ginjal yang halus darah kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus. Sehingga saringan ginjal menjadi bocor, akibatnya air seni berubah menjadi kemerahan. Hal ini dapat merusak fungsi ginjal yang mengakibatkan darah bercampur dengan urine, sehingga harus dilakukan cuci darah.

  • Migrain atau Sakit kepala Sebelah

Migrain atau sakit kepala merupakan ciri dari penyakit darah kental yang paling umum terlihat. Sakit kepala akan meningkat dan merasa limbung ketika berjalan serta melihat kilatan cahaya.

  • Penglihatan Terganggu.

Karena pasokan darah ke jaringan arteri dan vena mata mengalami hambatan akibat darah mengental. Hal ini menyebabkan penderita mengalami pandangan ganda, berbayang, serta tidak melihat sama sekali. Baca juga : Obat Herbal Pengencer Darah Kental

  • Merasa Mabuk.

Merasa seperti mabuk disebabkan karena pasokan oksigen ke otak berkurang akibat pengentalan darah. Penderita biasanya akan mengeluh seperti mabuk atau biasa disebut dengan vertigo. Hal ini dapat mengakibatkan berbagai kecelakaamn pada penderita.

  • Menurunnya Daya Ingat.

Suplai oksigen yang dibawa darah ke otak menjadi berkurang sehingga terjadi penurunan atau kehilangan daya ingat. Penderita akan lupa pada hal-hal yang harus mereka lakukan atau lupa pada apa yang baru saja dikatakan, lupa nama keluarga atau teman. Biasanya daya ingat akan meningkat setelah dilakukan terapi.

  • Trombosis.

Trombosis merupakan proses koagulasi dalam darah yang berlebihan sehingga aliran darah menjadi terhambat. Trombosis atau darah menggumpal akan terjadi jika tidak ditangani secara serius. Trombosis dapat terjadi pada organ mana saja, termasuk yang vital seperti hati, mata, dan ginjal.

Trombosis dapat terjadi di pembuluh darah arteri yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah vena. Terjadinya proses trombosis dimulai dengan terbentuknya trombus (gumpalan bekuan darah).

  • Serangan Jantung.

Sindrom darah kental dapat memicu serangan jantung dan masalah pada katup jantung serta menimbulkan penggumpalan pada serambi atas jantung. Jika trombus menyumbat pembuluh darah koroner dapat menimbulkan serangan jantung, dan jika tertimbun di katup jantung akan menyebabkan gagal jantung.

  • Stroke.

Stroke merupakan penyakit yang ditakuti akibat penggumpalan darah, karena dapat mengakibatkan kelumpuhan. Stroke dapat terjadi jika trombus yang timbul menyumbat pembuluh darah otak yang menyebabkan gangguan suplai nutrisi dan oksigen ke sel otak. Baca juga : Obat Herbal Darah Kental

  • Gangguan pada Usus.

Sindrom darah kental dapat mempengaruhi aliran darah ke usus sehingga menyebabkan sakit pada bagian perut, demam ataupun pendarahan pada anus ketika duduk.

  • Penyumbatan Paru-paru.

Terjadi penyumbatan pada paru-paru apabila pembuluh darah yang mengalir ke paru-paru tersumbat akibat darah mengental. Gumpalan darah ini menimbulkan nyeri di dada, nafas pendek atau tersengal. Jika penyumbatan ini sudah parah dapat berakibat fatal bagi tubuh.

  • Keguguran Berulang.

Mengentalnya darah dapat mengganggu sirkulasi nutrisi dan oksigen ke janin. Semakin kental darah, asupan makanan ke janin menjadi terhenti, akibatnya janin bisa meninggal atau gugur. Tak hanya mengenai bayi, sindrom ini juga bisa berdampak buruk bagi ibu yang mengalami keguguran.

  • Gangguan Kulit.

Banyak penderita sindrom darah kental mengeluhkan gangguan kulit berupa noda disekitar lengan dan kaki berupa bercak merah kebiruan di kulit yang disebabkan gangguan pembuluh darah.

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Jagonya Obat Herbal

Ciri – Ciri Penderita Penyakit Darah Kental

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *