8 Penyebab Benjolan Keras Di Belakang Telinga

Selamat datang di situs kesehatan www.jagonyaobatherbal.com. Pada kesempatan kali ini kami akan membahas tentang penyebab benjolan keras di belakang telinga, serta rekomendasi pengobatan yang Ampuh untuk penyakit benjolan dibelakang telinga dengan herbal berkhasiat tinggi Walatra Berry Jus. Mari kita lihat informasi selengkapnya…

8 Penyebab Benjolan Keras Di Belakang Telinga

8 Penyebab Benjolan Keras Di Belakang Telinga – Benjolan pada belakang telinga merupakan kelenjar getah bening yang terinfeksi oleh virus-virus atau penyakit sehingga kelenjar getah bening akan membuat sebuah pertahanan produksi sel darah putih sehingga membentuk benjolan untuk melawan virus yang menyerang tubuh anda.

Benjolan pada belakang telinga biasanya berukuran tidak lebih dari biji kacang polong. Tidak menimbulkan rasa sakit atau keluhan lain. Benjolan ini akan hilang dengan sendirinya dalam waktu singkat. Akan tetapi anda tetap harus memeriksakan ke dokter jika 1-2 hari benjolan tersebut belum juga hilang.

Baca juga : cara mengobati benjolan di belakang telinga secara alami

Meski bisa tak menyakitkan, keberadaan benjolan di belakang telinga mungkin terasa mengganggu. Untuk mengetahui lebih jelas tentang benjolan pada belakang telinga kita harus mengetahui penyebabnya terlebih dahulu, berikut ini adalah penyebab benjolan di belakang telinga, antara lain :

  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening yang bengkak dapat menyebabkan benjolan kecil di belakang telinga, biasanya seukuran biji jagung atau sebesar kelereng, jika diraba akan terasa lunak atau kenyal, bisa sakit atau tidak. Adanya benjolan di belakang telinga pada kasus ini menunjukkan bahwa terdapat infeksi pada bagian kepala dan leher.

  • Lipoma.

Lipoma adalah benjolan lemak yang terbentuk di antara lapisan kulit. Ini dapat muncul di manapun pada tubuh dan hampir selalu tidak berbahaya. Tergantung pada ukuran dan di bagian mana terbentuknya, lipoma tidak selalu terlihat.

  • Kista.

Kista disebabkan oleh kelenjar sebaceous (penghasil minyak kulit) tersumbat dan disertai dengan penumpukan sebum (zat lemak), yang juga disebut kista sebaceous. Ada juga jenis kita lain; kista epidermis terbuat dari akumulasi keratin, yang dapat menyebabkan pertumbuhan benjolan di belakang telinga dan bagian tubuh lainnya. Kista ini bisa menjadi terinfeksi dan bernanah.

  • Mastoiditis.

Mastoiditis adalah infeksi pada tulang mastoid yang berada di belakang telinga. Infeksi telinga tengah dapat menyebar ke tulang mastoid dan menyebabkan kerusakan struktural dan peradangan. Kondisi ini dapat menyebabkan kemerahan, sakit telinga, pembengkakan dan pembentukan benjolan di belakang telinga. Gejala tambahan termasuk demam, sakit kepala, lekas marah dan penurunan pendengaran.

  • Abses.

Abses adalah kantung abnormal dalam tubuh yang berisi nanah. Menimbulkan benjolan di belakang telinga apabila abses terbentuk di bawah kulit sebagai akibat dari proses infeksi. Perbedaan utama antara abses dan kista adalah bahwa abses penuh dengan nanah.

  • Infeksi kulit.

Ketika benjolan disebabkan oleh adanya infeksi kulit oleh bakteri, maka akan terlihat permukaan kulit yang memerah dan meradang, terkadang ditemukan pengelupasan kulit dan tentu saja terasa nyeri. Beberapa faktor yang memudahkan terjadinya infeksi kulit antara lain stres, perubahan iklim, masalah persarafan, dan kelelahan serta infeksi bakteri atau jamur.

Orang yang memiliki penyakit Parkinson, AIDS atau epilepsi lebih mungkin untuk terkena dermatitis seboroik, yaitu infeksi kulit yang disertai dengan penumpukan zat lilin berwarna kekuningan pada kulit dan terasa gatal.

  • Tumor jinak.

Tumor bisa muncul sebagai benjolan di belakang telinga yang tidak terasa sakit, teraba lunak dan dapat digerakkan. Tumor bisa tumbuh dari jaringan kelenjar ludah ke bagian belakang telinga. Jenis tumor lainnya yaitu berasal dari tulang mastoid di belakang telinga, dan dikenal sebagai kolesteatoma. Pada kolesteatoma ada struktur yang merusak jaringan disekitarnya dan bisa terlihat seperti benjolan di bawah kulit, yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran, keluar cairan dari telinga dan pusing.

  • Kanker.

Pertumbuhan kanker ganas (seperti kanker kelenjar ludah dan kanker kulit) bisa terjadi di belakang telinga. Benjolan dari pertumbuhan ganas (kanker) biasanya tanpa rasa sakit dan akan menjadi cepat besar dari waktu ke waktu.

Rekomendasi pengobatan

Bagi Anda yang sedang mencari cara mengatasi benjolan di belakang telinga sampai tuntas dan tak kembali menyerang kesehatan Anda, silahkan Anda KLIK disini => Cara Efektif Mengobati Benjolan Di belakang Telinga Dengan Cepat

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Jagonya Obat Herbal

8 Penyebab Benjolan Keras Di Belakang Telinga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *