Definisi Gangguan Pendengaran Menurut Para Ahli

Selamat datang di www.jagonyaobatherbal.com. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi tentang definisi gangguan pendengaran serta membantu Anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Kami juga menyediakan produk herbal untuk mengatasi gangguan pendengaran yang Anda derita, yakni Jelly Gamat QNC dengan 100% Alam Ampuh dan Aman Tanpa Efek Samping.

Definisi Gangguan Pendengaran Menurut Para Ahli

Definisi Gangguan Pendengaran Menurut Para Ahli – Gangguan pendengaran memiliki berbagai pendapat berbeda beda menurut para Ahli, seperti :

Menurut World Health Organization (WHO), pengertian gangguan pendengaran adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kehilangan pendengaran di satu atau kedua telinga (WHO, 2010).

Menurut Weber et al. (2009) gangguan pendengaran didefinisikan sebagai pengurangan dalam kemampuan seseorang untuk membedakan suara.

Menurut Khabori dan Khandekar, gangguan pendengaran menggambarkan kehilangan pendengaran di salah satu atau kedua telinga. Tingkat penurunan gangguan pendengaran terbagi menjadi ringan, sedang, sedang berat, berat, dan sangat berat.

Gangguan pendengaran berbeda dengan ketulian. Gangguan pendengaran (hearing impairment) berarti kehilangan sebagian dari kemampuan untuk mendengar dari salah satu atau kedua telinga. Ketulian (deafness) berarti kehilangan mutlak kemampuan mendengar dari salah satu atau kedua telinga (WHO, 2010).

Perlu Anda ketahui bahwa gangguan pendengaran dibedakan menjadi 3 golongan, antara lain :

  • Gangguan pendengaran konduktif – saat kehilangan pendengaran adalah karena masalah pada saluran telinga, gendang telinga, atau telinga tengah dan tulang kecilnya (malleus, incus, dan stapes).
  • Gangguan pendengaran sensorineural (SNHL) – saat gangguan pendengaran disebabkan oleh masalah telinga bagian dalam, juga dikenal sebagai gangguan pendengaran terkait saraf.
  • Gangguan pendengaran campuran – mengacu pada kombinasi gangguan pendengaran konduktif dan sensorineural. Ini berarti bahwa mungkin ada kerusakan pada telinga bagian luar atau tengah telinga bagian dalam (cochlea) atau saraf pendengaran.

Gangguan pendengaran yang terjadi secara bertahap seiring bertambahnya usia (presbycusisis) adalah kondisi umum. Sekitar 25 persen orang di Amerika Serikat berusia antara 55 dan 64 memiliki tingkat kehilangan pendengaran. Bagi mereka yang berusia lebih dari 65 tahun, jumlah orang dengan gangguan pendengaran hampir 1 dari 2.

Beberapa penyebab gangguan pendengaran meliputi kerusakan telinga bagian dalam, penumpukan kotoran telinga, infeksi dan gendang telinga yang pecah.

Faktor resiko

Faktor-faktor yang dapat merusak atau menyebabkan hilangnya rambut dan sel-sel saraf di telinga bagian dalam meliputi:

  • Penuaan – Degenerasi struktur telinga dalam halus terjadi seiring berjalannya waktu.
  • Suara yang besar – Paparan suara keras bisa merusak sel-sel telinga bagian dalam Anda. Kerusakan dapat terjadi dengan paparan suara keras jangka panjang atau dari ledakan singkat, seperti dari tembakan.
  • Paparan suara peledak – seperti dari senjata api dan mesin jet, dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen yang permanen. Kegiatan rekreasi lainnya dengan tingkat kebisingan yang sangat tinggi termasuk mobil salju, sepeda motor atau mendengarkan musik keras.
  • Beberapa obat – Obat-obatan, seperti antibiotik gentamisin dan obat kemoterapi tertentu, bisa merusak telinga bagian dalam. Efek sementara pada pendengaran di telinga (tinnitus) atau gangguan pendengaran – dapat terjadi jika Anda mengonsumsi aspirin dosis tinggi, penghilang rasa sakit lainnya, obat antimalaria atau diuretik loop.
  • Beberapa penyakit – Penyakit atau penyakit yang berakibat demam tinggi, seperti meningitis, bisa merusak koklea.

Gangguan pendengaran dapat terjadi tiba-tiba, tetapi seringkali terjadi bertahap dan tidak disadari pada awalnya. Berikut adalah gejala umum gangguan pendengaran :

  • Mendengarkan televisi atau radio dengan volume tinggi.
  • Kesulitan memahami ucapan , terutama di lingkungan yang bising.
  • Persepsi bahwa orang lain bergumam.
  • Kesulitan mendengar orang di telepon.
  • Sering meminta orang untuk mengulanginya sendiri.
  • Menghindari situasi sosial.
  • Keletihan setelah menghadiri acara sosial.
  • Tinnitus atau dering di telinga.

Komplikasi gangguan pendengaran

Studi telah menghubungkan efek pendengaran yang tidak diobati dengan :

  • Lekas marah dan negativisme.
  • Kelelahan, ketegangan, stres dan depresi.
  • Menghindari atau menarik diri dari situasi sosial.
  • Penolakan sosial dan kesepian.
  • Mengurangi kewaspadaan dan meningkatkan risiko terhadap keamanan pribadi.
  • Gangguan memori dan kemampuan untuk mempelajari tugas baru.
  • Mengurangi kinerja dan daya produktif.
  • Berkurangnya kesehatan psikologis dan keseluruhan.

Rekomendasi Pengobatan

Gangguan pendengaran bukanlah suatu penyakit yang bisa dianggap remeh, karena dapat mengganggu aktivitas Anda. Selain itu, dapat juga menimbulkan komplikasi berbahaya. Untuk itu segera lakukanlah pemeriksaan jika gejala mulai timbul.

Dan bagi Anda yang terkena gangguan pendengaran, segera obati dan atasi dengan pengobatan tepat supaya tidak bertambah buruk dan terhindar dari berbagai kondisi berbahaya yang dapat membayangi Anda.

Rekomendasi untuk pengobatan gangguan telinga adalah Obat Herbal Jelly Gamat QNC 100% Alami Ampuh dan Aman Tanpa Efek Samping Serta TERBUKTI AMPUH. Informasi lebih lengkap bisa Anda lihat disini KLIK => Pengobatan Alami Untuk Gangguan Pendengaran

Semoga informasi dari kami bermanfaat. Terima kasih

Post by Jagonya Obat Herbal

Definisi Gangguan Pendengaran Menurut Para Ahli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *